Thursday, April 1, 2010

Ini tentang Murid Saya

Saya kadang suka berpikir ditengah keasikan berbengongria di setiap perjalanan saya.

"Udah lama juga gak ngelatih Tae Kwon Do.."

Tiba-tiba saya jadi kangen sama murid-murid saya yang SD dan SMP. Yang SMA? Ahh, sepertinya tidak. Mereka gak selucu junior-juniornya, kadang mereka lebih banyak membebani saya dari pada menghibur saya. (sigh)

Yaahh, kadang saya menghela napas kalo harus berhadapan dengan murid-murid SMA yang lebih banyak berbadan lebih tinggi dan lebih besar dari saya. Emang gak jarang mereka menghibur saya dengan tingkah-tingkah konyol, tapi itu semua lebih tertutupi sama tingkah ngeselin mereka.

Beda dengan SMA, entah kenapa saya lebih enjoy berhadapan dengan murid SD dan SMP. Mungkin karena beda umurnya jauh ya, jadi mereka lebih bisa nge-respect saya.

Eniwei, saya tiba-tiba rindu dengan masa-masa saya nglatih mereka. Rindu dengan sambutan dari anak-anak ketika saya baru dateng, atau ketika saya datang kembali setelah sekian lama gak nongol di unit mereka. Rindu dengan teriakan mereka, "Sabeum.. Sabeum.. Sabeum..!!". Rindu dengan pertanyaan polos mereka ketika saya memberikan briefing setelah latian, "Kapan pulangnya, Sabeum??" Waahh, saya bahkan rindu bercanda dengan mereka, rindu bercerita tentang Idola Cilik, rindu menyuruh mereka ganti baju dalam waktu 5 menit, lari keliling lapangan 5 kali, push up buat yang telat, memimpin stretching, ahh.. saya bahkan rindu memakaikan sabuk mereka. :D

Saya juga rindu melihat perkembangan teknik mereka. Buat Nadia, the most favorite student, yang cepet nangkep tendangan baru, teknik fight yang lebih dari temen-temen lainnya, saya benar-benar merindukannya. Sayang, dia pindah sekolah keluar kota. Come back soon ya, Nad.. I will wait for coaching you again.

Buat Ridwan, murid favorit saya juga, sukses buat UN-nya. Cepet-cepetlah lulus, terus jadi anak SMA, biar kita latian lagi dan berkelana di arena pertandingan.

My little student, Rizq. Saya rindu memakaikan sabuk buat dia, melihat dia kesulitan ketika split, bahkan saya rindu manja-manjanya dia. Hi, dear, when you are grown up and come back here, with my pleasure, I will coach you again. :D

Ahh, saya harus ditinggal oleh murid-murid kesayangan saya. Tapi, masih ada Jocy si anak pesantren yang heboh walopun nakal yang sepertinya siap untuk saya bina. Ada Yudha, yang punya minat dan tekad yang kuat untuk terus bertanding. Arifa juga masih ada, kakaknya Ridwan, yang setia latian dari sabuk putih sampe sekarang udah sabuk biru, great..!! Nanda yang aktif di basket dan futsal jangan dilupain, harus sering-sering didorong buat latian. Saya jadi tidak sabar untuk mengunjungi mereka di hari sabtu besok. ^_^

See you at Saturday yaa..


Share:

0 comments:

Post a Comment

Aku tanpa(komentar)mu, butiran debu~