So sorry for long time no post yaa.
Mungkin nanti ke depannya akan lebih sering posting dengan menjawab random questions yang saya temui di internet. Biasanya sih nemu di pinterest atau di twitter, atau bisa jadi dari percakapan random sehari-hari.
Source kali ini dari pinterest mengenai "How Do You Know If It's Meant To Be? See If You Can Answer These 13 Questions About Your Partner". Well, bring it on!
- What is their absolute dream job?
- How do they feel about marriage/kids?
- What do they love/hate about their family?
- Where do they want to settle down?
- What's their medical history?
- What's their financial situation?
- What makes them laugh the most?
What's their biggest sexual fantasy?Passed- Who is their BFF?
- How does your partner like to be comforted?
- How often do they want a date night?
- Do they like surprises?
- What's their biggest weakness?
Well paid traveler. Ahaha. Ini mah maunya istrinya. Tapi udah kebaca banget sih kalo si Ebeib ini memang lebih suka udara terbuka dan explore tempat wisata yang masih jarang dikunjungin wisatawan.
Ketika baru pacaran seumur jagung, gak pernah terbesit buat tanya Ebeib mengenai ini karena dia termasuk cowok yang cuek banget. Tapi begitu udah punya mau, harus diturutin. Sama kayak halnya pernikahan kami, dia yang ngebet (walaupun gak sedikit orang yang ngira kalau saya yang ngejar-ngejar Ebeib buat dinikahin). Karena menurut dia kalau udah cocok dan sepemikiran kenapa harus ditunda, nanti malah diambil orang (oke, ini kata-kata tambahan dari saya hahaha). Dia gak pernah mempersulit semua proses dan gak mau berlebihan. Yang paling penting semuanya dikembalikan ke saya, maksudnya kalau mau ambil keputusan gak pernah mau sepihak, pasti didiskusikan sama saya yang berujung menjadi diskusi keluarga. Hehehe. Persoalan anak? Semua orang yang kenal dia juga tau, seberapa kepengennya dia buat ngemong anak.
He loves his family, totally. No matter what, keluarga buat dia prioritas #1. Gak pernah mau bikin kecewa, selalu mendahulukan kepentingan kakak-kakaknya, sayang sama keponakan-keponakan. Karena terlahir menjadi anak bontot membuat dirinya selalu disayang atas bawah depan belakang kanan kiri. Gak ada alasan buat dia untuk membenci keluarganya.
Di rumah tepi hutan, mungkin cocok buat dia.
Pernah kena typhus pas kuliah sampai rawat inap di rumah sakit.
Not really settled, but we fight it together.
Ketika dia di luar ruangan. Di laut, di hutan, di perjalanan. Dia selalu tertawa, ngetawain saya tepatnya.
Temen-temen basketnya pas SMA. I think they are the most BFF of him.
Diusap-usap punggungnya.
Not really much. Dia sukanya pagi/siang. Kena matahari, berkeringat.
Yes, he likes the surprises so much.
Perhitungan. Sudah menjadi rahasia umum.
Well, I'm done with these questions. How's yours?
Nantinya isi pertanyaannya gak cuma tentang cecintaan doang. Siapa tau tentang hidup. Siapa tau tentang kerjaan. Well, who knows?
See you next post. Keep calm and hey... it's getting late for going home.
Ciao.
Love,

0 comments:
Post a Comment
Aku tanpa(komentar)mu, butiran debu~