Sunday, April 7, 2024

Book 33: Chapter 11, pg. 364

 28th Ramadan, 1445 H

Belakangan ini, saya merasa seperti bukan menjadi diri sendiri. Teringat kata-kata ibu di kala itu.

"Tetaplah menjadi diri sendiri, tidak perlu berubah hanya untuk disukai orang."

Well, ibu mungkin hanya khawatir anaknya berubah karena pergaulan, di mana di usia-usia awal 20 tahun memang agak rawan dengan pergaulan. Tapi saya kan gak terlalu bergaul. Bukan anti-sosial, tapi untuk bergaul, nongkrong, dan ngobrol hahahihi saat itu sepertinya butuh modal dan mobilitas yang gak sedikit. Sedangkan, saat itu urusan di rumah lebih menjadi prioritas. Muncul dalam kenangan, saya pernah menolak ajakan berbuka puasa di luar dari siapa pun ya karena satu lain hal yang membuat saya tidak seluasa itu meninggalkan rumah.

Apakah saat itu saya sudah menjadi diri terbaik versi saya?  Belum, dan saat ini pun belum. Tapi saya merasa saya sudah bukan diri saya di belasan tahun lalu, sepuluh tahun lalu, lima tahun lalu, bahkan di tahun lalu. Oh bukan, bahkan di bulan lalu.

Banyak hal yang berubah. Entah rutinitas, entah kebiasaan, entah cara berbicara, entah pola berpikir, entah cara bercerita, entah secara emosional, entah secara fisik, yah banyak yang berubah.

Mengutip quote dari Dosen Quality Management saat saya kuliah ...

"Good is not good enough, when better is expected."

Baik saja tidak cukup, jadi mari menjadi yang lebih baik.

Love,

M

Share:

0 comments:

Post a Comment

Aku tanpa(komentar)mu, butiran debu~